Rabu, 14 Juni 2017

Sawi dan Mentimun

Diskusi kelompok membahas tentang tanaman apa yang ingin ditanam. Petimbangan pertama yaitu mengenai kemudahan proses menumbuhkannya. Kebanyakan dari anggota mengkhawatirkan daya tahan bibit, cuaca, dan media tanam.
Berdasarkan keputusan bersama kelompok sepakat untuk menanam sawi karena mudah tumbuh disegala media tanam dan masa panen yang cukup cepat yaitu 8 minggu. Hasil panen sawi juga mudah diolah menjadi berbagai macam masakan.
Gambar 1 Diskusi Kelompok
Pada tiga hari pertama proses penumbuhan bibit sawi mulai terlihat. Media tanam yaitu tanah yang sudah bercampur dengan pupuk kandang, sekam dll. Warna tanah cenderung gelap. Kelebihan dari tanah yang digunakan yaitu tidak perlu mengolah lagi karena tanah sudah siap dipakai. Selain sayur tanah ini juga dapat digunakan untuk tanaman hias, tanaman pohon. Pot yang digunakan dipilih agar bibit yang tumbuh lebih mudah diatur sesuai penyemaian yang dilakukan.
Gambar 2 Bibit Sawi Umur 3 Hari
Pertumbuhan sawi dalam satu bulan sekitar 5cm. Jumlah daun yang tumbuh sekitar 10-20 lembar. Namun dikarenakan kurang puas dengan hasil perkembangannya. Akhirnya kelompok memutuskan untuk memikirkan kembali tanaman lain untuk ditanam.
Gambar 3 Tanaman Sawi Umur 1 Bulan
Dengan tanah yang digunakan sama, namun perbedaannya yaitu tempat menanam dengan menggunakan botol bekas berukuran kecil. Dalam botol hanya diisi 2 biji bibit timun. Pertumbuhan timun lebih cepat karena dalam satu bulan tinggi dari tanaman sekitar 7cm. Tiap bibit yang ditanam dapat menghasilkan batang-batang tumbuhan.
Gambar 4 Tanaman Timun

Rabu, 26 April 2017

Pengetahuan Lingkungan (Paper)

PENGARUH MENINGKATNYA POPULASI PENDUDUK TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN

Latar Belakang

Penduduk merupakan sekumpulan orang yang telah lama menempati suatu daerah atau tempat. Kepadatan penduduk merupakan suatu perbandingan antara banyaknya penduduk serta luas wilayahnya. Jumlah penduduk di suatu daerah atau negara mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Meningkatnya populasi penduduk telah menyebabkan tekanan terhadap sumber daya alam. Pertambahan populasi penduduk yang semakin meningkat akan berdampak pada lingkungan. Pada era modern saat ini manusia semakin mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang masih mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.  Apabila hal tersebut tidak segera diatasi, tentunya akan berdampak negatif bagi kehidupan manusia itu sendiri.
Peningkatan populasi yang terjadi secara tajam, tidak hanya memerlukan konsumsi lebih banyak namun juga akan menyebabkan polusi dan kerusakan lingkungan yang besar. namun juga akan menyebabkan polusi dan kerusakan lingkungan yang besar. Dampak yang di timbulkan dari peningkatan populasi penduduk akan mempengaruhi keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam di daerahnya. Keseimbangan lingkungan akan terganggu karena daerah yang tersedia tidak sesuai dengan banyaknya jumlah penduduk di suatu daerah. Selain itu pertumbuhan penduduk yang pesat mengakibatkan penduduk tidak perduli terhadap lingkungan. Selain itu aktivitas penduduk dalam memenuhi kehidupannya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan.
Di daerah yang padat, karena terbatasnya tempat penampungan sampah, seringkali sampah dibuang di tempat yang tidak semestinya, misalnya di sungai. Akibatnya timbul pencemaran air dan tanah. kebutuhan transportasi juga bertambah sehingga jumlah kendaraan bermotor meningkat. Hal ini akan menimbulkan pencemaran udara dan suara. Jadi kepadatan penduduk yang tinggi dapat mengakibatkan timbulnya berbagai pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem.

Pembahasan


Penduduk adalah semua orang yang tinggal di suatu tempat atau dareah dalam enam bulan atau lebih dan yang belum enam bulan namun berniat untuk menetap. Pertumbuhan penduduk selalu terjadi dari tahun ke tahun. Pertambahan penduduk disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Dengan bertambahnya penduduk mempengaruhi lingkugan dan kelestarian alam. Masalah populasi penduduk dan lingkungan hidup merupakan dua permasalahan yang sering dihadapi di berbagi negara. Pertambahan penduduk yang yang cepat akan meningkatan permintaan sumber daya alam sehingga mengakibatkan eksplotasi berlebih terhadap lingkungan. Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Dampak buruk tersebut dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan yang berupa :
1.    Pencemaran Air
Penyebab pencemaran air adalah limbah pabrik atau limbah rumah tangga. Bahan pencemar berupa bahan kimia yang mengandung racun, mudah mengendap, mengandung radioaktif, panas, dan pembongkarannya banyak memerlukan oksigen. Pencemaran air menyebabkan air berwarna hitam, kotor, dan berbau busuk.
2.    Pencemaran Tanah
Bahan pencemar tanah berasal dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, dan barang-barang rongsokan. Bahan pencemar yang sukar dihancurkan oleh mikroba adalah plastik, stiroform, kaca, dan lain-lain. Untuk mengurangi pencemaran ini banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendaur ulang bahan-bahan tersebut.
3.    Pencemaran Udara
Bahan pencemar udara umumnya berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik, kendaraan bermotor, dan lain-lain. Dari pembakaran tersebut akan dihasilkan gas dan asap yang sangat membahayakan. Bahan-bahan yang dapat mencemari udara adalah oksida karbon (CO2 dan CO), oksida belerang (SO dan SO), senyawa hidrokarbon (CH4 dan C2), partikel cair (asam sulfat, asam nitrat), dan lain-lain.
4.    Pencemaran Suara
Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising yang terus menerus.  Suara tersebut dapat ditimbulkan oleh mesin instalasi listrik pabrik, pesawat terbang, kereta api, dan lain-lain. Akibat pencemaran tersebut dapat menimbulkan gangguan pendengaran, tekanan darah, jantung, dan lain-lain.

Kesimpulan


       Penduduk merupakan sekumpulan orang yang menetap atau tinggal di suatu daerah. Pertambahan penduduk terjadi karena beberapa faktor, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Pertumbuhan penduduk yang cepat meningkatkan permintaan sumber daya alam sehingga terjadi eksploitasi yang berlebih. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Dampak buruk tersebut terjadi karena manusia tidak perduli tehadap nlingkungan sekitarnya. Hal ini mengakibatkan dampak yang berupa pencemaran lingkungan, yaitu pencemaran air yang terjadi karena limbah pabrik atau limbah rumah tangga, pencematan tanah terjadi karena bahan yang berasal dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, dan barang-barang rongsokan, pemcemaran udara terajdi karena pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik, kendaraan bermotor, dan pencemaran udara disebabkan oleh suara bising yang terus menerus.

Daftar Pustaka




Lampiran


Pencemaran Air
Pencemaran Tanah

Pencemaran Udara
Pencemaran Suara