Implementasi Wawasan Nusantara
Implementasi atau pola
pikir mengenai cara pandang nusantara ini di buktikan dengna sikap kita ketika
menjaga Negara dan segala yang berada didalamnya dari para penjajah. Sehingga
kita lebih mementingkan kelompok disbanding diri sendiri.
Implementasi dapat
dilakukan dalam berbagai bidang, seperti :
1.
Implementasi
dalam bidang politik, yaitu menciptakan iklim penyelenggaraan Negara yang sehat
dan dinamis, mewujudkan pemerintahan yang kuat, aspiratif dan dapat dipercaya.
2.
Implementasi
dalam bidang ekonomi, adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar – benar
menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara
adil dan merata.
3.
Implementasi
dalam bidang sosial budaya, merupakan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah
yang mengakui, menghormati dan menerima segala bentuk perbedaan sebagai
kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia Sang Pencipta.
4.
Implementasi
dalam bidang pertahanan keamanan, adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air
dan membentuk sikap bela Negara pada setiap WNI.
Contoh kasus :
Pertumbuhan Penduduk Indonesia
Berdasarkan
berbagai data, penduduk Indonesia sangat banyak dan menjadikan kepadatan
penduduk yang sangat merugikan. Diperkirakan pertumbuhannya mencapai 1,49% per
tahunnya atau terdapat 10.000 bayi yang lahir per hari. Dari data tersebut,
menjadikan Indonesia sebagai pemegang posisi ke – 4 penduduk terbanyak sedunia.
Dengan perbandinga laki – laki : perempuan sebesar 1000 : 986.
Apabila
hal ini terus terjadi, diperkirakan pada tahun 2019 jumlah penduduk Indonesia
akan mencapai angka 250 juta jiwa. Dalam hal ini diperlukan campur tangan
pemerintah agar tidak menjadikan Negara ini padat dan tidak dapat lagi melihat
keindahan alam yang terdapat di Negara ini.
Pertumbuhan
penduduk yang sangat signifikan ini diakibatkan oleh banyak factor, seperti
kurangnya pengetahuan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah dan pedalaman.
Selain itu, hal tersebut juga dikarenkan masih kurangnya peran aktif pemerintah
dalam menangani masalah ini. Karena bila laju pertumbuhan tidak dihentikan,
tidak dipungkiri lagi akan terjadi kepadatan penduduk yang sangat merugikan
banyak pihak dan semakin tingginya angka kriminalitas masyarakat.
Pertumbuhan
ini bisa mulai di turunkan lajunya dengan melakukan penyuluhan terhadap
masyarakat kelas bawah dan pedalaman mengenai pernikahan dini, pergaulan bebas
dan prospek hidup ke depan sehingga tidak menambah jumlah penduduk yang sangat
banyak. Semoga saja pemerintah dapat melakukan suatu tindakan dalam menurunkan
angka kelahiran bayi yang meningkat dengan alternative yang terbaik.
sumber :
http://blogdwi19.blogspot.com/2014/04/latar-belakang-filosofi-dan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar