Jumat, 09 Januari 2015

Puisi 2

Bodoh

Hai kamu, lelah kan?
Kenapa tak berhenti?
Kenapa kau masih berjuang?
Kau tau bukan aku tak mencintaimu

Kenapa kau terus berlari?
Sementara aku diam di tempat
Ku mohon berhenti, berhenti berjuang
Sungguh aku tak sanggup melihatmu berdarah-darah
Ku mohon menyerah, berpalinglah dariku

Buka matamu!!
Apa kau tak melihat, jelas-jelas aku tak menganggapmu
Berhentilah berjuang, lihat lukamu
Menyerahlah ku mohon, kasiani hatimu

Mengapa kau tetap bersabar?
Apa kau memang bodoh?
Oh tidak, bukan kau tapi aku
Iya aku benar-benar bodoh
Ini semua kebodohanku, aku yang tak bisa membuka hati
Membuka hati untuk orang baru
Aku yang tak bisa melihat ketulusan hatimu
Aku yang terlalu terfokus dengan diriku

Berhentilah, lupakan aku!!
Aku tak pantas untuk dirimu
Kau dan aku bagai langit dan bumi
Kau seperti air di tengah gurun pasir
Sementara aku seperti jarum ditumpukkan jerami

Aku tahu kau lelah, aku tahu kau marah
Caci maki saja aku, kutuklah aku
Ini  memang benar-benar salahku
Sekali lagi ku mohon berhenti
Aku tak sanggup melihatmu terluka
Aku tak sanggup melihatmu kecewa
Berhentilah, menyerah ku mohon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar